10 April, 2011

Puisi Puisi Tema Perdamaian

Puisi Puisi Tema Perdamaian

Puisi dan Perdamaian
Puisi Puisi Tema PerdamaianPuisi adalah bahasa ekspresi penyampai suara hati. Puisi tema perdamaian merupakan jenis puisi yang banyak ditulis dan disuarakan oleh kalangan pencinta perdamaian, baik ia seorang aktivis kemanusiaan maupun para pegiat sastra yang memiliki kepekaan nilai-nilai kemanusiaan dan perdamaian.

Ada banyak contoh puisi tema perdamaian yang bisa kita lihat. Konflik di Timur Tengah terutama soal penjajahan Zionis Israel di negara Palestina merupakan isu sepanjang zaman yang tak pernah habis-habisnya mendapatkan perhatian dari kalangan pegiat kemanusiaan. Beragam kegiatan kemanusiaan dibuat, salah satunya oleh kalangan pecinta sastra yang memanfaatkan kegiatan ini sebagai ajang pembacaan puisi-puisi bertema perdamaian.

Puisi tema perdamaian berisi harapan, ungkapan keprihatinan, kritik dan ajakan kepada semua pihak untuk menyudahi sebuah krisis kemanusiaan yang biasanya terjadi secara akbar. Puisi menjadi ruang perhentian yang cukup nyaman untuk menyuarakan kritik dan ajakan kepada semua pihak yang sedang bertikai. Kebeningan nilai karya sastra diharapkan mampu menyejukkan gejolak api pertikaian, menyadarkan kelompok-kelompok yang sedang bersengketa dengan menyajikan alternatif perenungan melalui keindahan makna sebua puisi.

Puisi adalah ruang naluri yang tak pernah mati. Ungkapan terdalam seseorang terhadap sesuatu hal dapat dingkapkan melalui penulisan sebuah puisi. Seseorang menulis sebuah puisi tema perdamaian memiliki tujuan utama untuk mewujudkan perdamaian itu sendiri. Jadi pada kondisi ini, puisi memiliki peran layaknya kucuran air yang coba meredupkan api yang sedang menyala. Berangkat dari kondisi keprihatinan jiwa, pikiran dan perasaan, seorang penyair akan mampu menghasilkan sebuah karya puisi yang cukup mengena kepada para penikmat puisi itu sendiri.

Contoh Puisi Tema Perdamaian
Untuk lebih jelasnya mengenai puisi perdamaian, berikut ini beberapa contoh puisi tema perdamaian;
--------------------------

Gazaku Terluka

Lihat lah pada tanah yang memerah,
Luka menyayat di tubuh-tubuh mungil
Ratapan menjadi alunan padang pasir
Aku di sini menunggu masjid bicara,
Pada tangan-tangan pembawa misil
Membawa surat kehancuran
Tuhan tak pernah tidur wahai kawan,
Dia menyaksikan kau membuka-buka mushafmu
Setan-setan menembakimu

Dimanakah hatimu Zionis,
tak lagi kau lihat bayi-bayi pecah kepala
tangan kaki hancur bersepai,
memang kau tak punya hati,
seperti pasir beterbangan
--------------------------

Surat Putih untuk Khadafi

Tuan, peluru itu lelah bicara pada kawanan binatang yang memegangnya.
Sudah lah kita di sini saja bicara baik-baik tentang kisah luka
Tuan kehilangan rakyat, negeri kita binasa
Kursi itu telah lelah menahan duduk Tuan,
Biarkan sejenak kami membawanya,
Tuan, surat ini kutulis semalam saat kawanan binatang meradang senjata ke tubuhku,
tapi aku tak kena Tuan, kau tau aku pandai berkelit
kau bacalah paragraf kata, agar tangan-tangan mereka tak lagi liar
tuan, kami ingin negeri kami damai
--------------------------

Dua contoh puisi tema perdamaian di atas mengungkapkan beragam kondisi jiwa sang penyair dalam memandang dua konflik penting yang terjadi di belahan dunia. Ada harapan yang jelas tersurat dan tersirat dalam makna puisi di atas, harapan yang paling besar tentulah muncul dan terwujudnya perdamaian itu sendiri.
Artikel Terkait
Share this article now on :

1 komentar:

Hizam Fadly said...

About Love

Cintamulah nirmala utuh

Kasihmulah langit bataspun ilahi

Sayangmulah tulus

Bagi jiwa- terpilih

Izinkan aku tuk cintaimu

Walau terbalut rapuh

Berikan kasih serta sayangmu

Walau kadang ragapun ingkar

Jadikan aku pemikatmu

Walau sudra mendarahiku

Dapatkah aku renungkanmu

Walau sempit mengurung nalar

Sandingkan takhtamu bersama nurani

Agar yakin panjang terurai

Kurunglah aku di jeruji cintamu

Agar ku simpuh hingga renta

By : Hizam fadly

Post a Comment