17 April, 2010

Puisi Perpisahan

PUISI PERPISAHAN
-------------------------

“ UNTUK KEKASIH, SAHABAT DAN GURUKU ”

Hari ini tak adalagi
Puisi yang ku tulis untukmu
Hari ini tiada lagi
Kata-kata indah yang ku ungkapkan padamu
Semua terdiam dan termangu
Hanya air mata yang menetetes di pipimmu
Oh sayangku, hapuslah air matamu
Kutaksanggup melihat semua itu
Sungguh aku cinta. . . . . . . . . . . .

Padamu kuucapkan sejuta terimakasih
Karenamu tinggalkan kenangan
Yang tak terhapuskan
Kaulah pelipur hati disaat lara
Temanku, disaat suka dan duka
Sejuta kenangan indah
Kala canda tawa kita . . . . .. . . . .

Bersamamu
Aku belajar untuk membaca
Kepadamu aku berlatih tentang asa
Kau lukiskan indahnya mega
Kau tuturkan tulusnya surya
Kini ku berada didepan pintumu
Aku harus melangkah meninggalkanmu
Untuk teruskan perjalanan . . . . . . .

Ku tak kuasa melihat semua ini
Kutak mampu melihat airmatamu
Yang terus menetes
Hingga luluhkan hatiku
Haruskah kuteteskan airmata ini
Haruskan kupeluk kau dan tak pernah
Kulepas lagi
Hanya kaulah sang kekasih . . .. . .

Hati yang dulu mampu tersenyum..
Kini hanyaterharu dan pilu
Mengapa ini semua
Begitu cepat berlalu
Dulu kita pernah belajar bersama
Bermain bersama
Bahkan sempat bermain Cinta
Kini kita harus meniti jalan sendiri-sendiri
Untuk menyebrang ke . . . . .. .

Masa depan yang cerah
Itu harapanku
Mengejar cita, itu perintahmu
Sungguh begitu tulus kasihmu
Begitu besar pengorbananmu
Meski aku sering menentangmu
Walau aku selalu menyangkalmu
Kau tetap berdiri didepan
Untuk mengajariku
Kau tetap bercerita
Tentang indahnya loka. . . . . .

Kekayaan yang paling berharga dihatiku
Adalah aku pernah memilikimu
Dan kebahagiaan yang paling inidah dalam hidupku
Adalah saat ku menatap wajahmu
Jangan menangis sayang
Janganlah kau bersedih hati
Dan biarlah kau hanya menjadi
Bayang indah yang harus kutinggal . . . .

Pergi, kita semua harus pergi
Untuk lepaskan kebersamaan ini
Kita bepencar kian kemari
untuk menempuh cita didalam hati
dan kaulah sahabatku yang se . . . .

jati dirimu pancarkan cahaya ilmu
yang menuntunku disetiap waktu
yang mengiringi disetiap langkahku
yang menerangi didalam kehidupanku
dan hanya terimakasih yang mampu
ku ucapkan padamu

Biarkanlah kami melangkah pergi
Untuk teruskan perjalanan ini
Semua kisah yang pernah terjadi
Tetap kenanglah didalam Hati.
--------------------------

Puisi Perpisahan
Oleh, Sri Wahyuono
Siswa MA Ittifaqol Ihwah
Air bagi, 13 April 2010

NB: Bagi yang punya puisi perpisahan, kirim ke kami lewat box komentar dibawah:
Artikel Terkait
Share this article now on :

16 komentar:

Anonymous said...

ghuyt

Anonymous said...

amang dikau mati apa?????

Anonymous said...

kurang satu tolong buatin puisi perpisahan untuk kakak kelas

sewa mobil said...

Perpisahan memang selalu mengharukan. Puisinya bagus. Thanks

Anonymous said...

puisinya bagus. mengaharukan banget yah. makasih untuk sapa yang bwat.

radhen maz aplux joki said...

puisinya suibh buanget.....

yang sedih Lgi gak ada tach.....?

richo said...

bagus bnget

istanto said...

mengertikah dirimu,
bahwa sesungguhnya...
diriku yang tak mampu,
melihatmu dengannya...

di balik hati kecil ku,
ku masih menangisi mu...
teringat di waktu itu,
ku meninggalkan mu...

maaf kan diriku,
yg tak mampu lupakan mu...
dan bahkan sekedar untuk,
menjauh dari kehidupanmu...

sayang.. ku mohon kau mengerti,
ini bukan ingin ku...

jikalau bibirku tak sanggup berucap,
maka biarlah hatiku rasakan perihnya,
asal kau bahagia walau dengannya...

nana jausim said...

Sbaik'a puisi'a tdk prcintaan cmua

the princess's diary.. said...

akku sukka sih puisinya . tapi aku pgn nya pd pola kalimatnya jgn agk alay.. pgn puisi yg apa adanya .. tapi "wah" gtu .. :(

tapi akku suka kog puisi ni .. ^_^

Syaiful Islami said...

Anda kreatif, dibutuhkan banyak blog seperti ini untuk anak didik(sekolah)buat referensi dan menambah wawasan
teruslah berkarya to This Admin

poetry girl said...

Puisi ini sangat menyentuh!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Anonymous said...

geger kuroku sunsun bebeq

ketika perpisahan dtg memanggil..
mk air mata yg menghiasi
ketika patah hati nie..
mka kematian yg terlintasss
ketika qoe tag bz idup tnpmuuu
kow meninggalkan kuuu..
jiwa n` ragakuu milikmuuu
nmunnn drmuuu bkn mlik qoe..


fb : vAmPiRe_LolyPOp@yahoo.com

Anonymous said...

Ktika perpisahan itu kini ku alami,.
Aku sadar dy bgtu berarty untukku,.
Ingin aqw berucap,. Ingin menolak,.
Tapi bibir ini terlalu rapat untuk kubuka,.
Aqw takut kau pergy,. melupakanku,.
Bahkan tak lagi ingat dg smua janjimu,.
Walau hati kecil qw percya,.
Kau akn menjaga cinta kita,.
Kasih,. ketika qw tag disisi mu,.
Tetaplah ingat qw ada di hatimu,.
Qw disni aka terus menantimu,.
Walaupun penantian itu akan panjang,.
Aqw prcya kau akn kembali,
Untuk cinta kita lagi ,..."


indri_queen91@yahoo.com

kennyfarie candynessa said...

waw puisinya bagus bgt .thank ya.
tp agak alay dikit sih .tp qu tetep suka koq.


from:kennyfarie candynessa
Candykenny72@yahoo.co.id

greeve_ice said...

kren bgt puisinya.....

Post a Comment