16 February, 2010

Pidato Kepala Sekolah Perpisahan

Pidato Sambutan Kepala Sekolah saat Perpisahan siswa
----------------

Contoh pidato Kepala Sekolah pada acara Syukuran Dies SMA

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuuh…,

Yang terhormat:
Jajaran Muspika Wilayah Kec. ....
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. ...
Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kec. ...
Pengurus Komite Sekolah SMA
Dewan guru dan staf Tata Usaha SMA
Tamu Undangan Perwakilan OSIS SMA dan SMP
Pemenang Lomba dan Para Pendamping
Anak-anakku siswa-siswi SMA
Hadirin
Bapak/Ibu sekalian yang saya hormati,

Hari ini merupakan hari bersejarah bagi kita semua sebagai bagian dari SMA, sehingga patutlah kita untuk pertama-tama memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, atas ijin dan ridhoNya kita semua masih dapat bertemu dan berkumpul dalam keadaan berbahagia dan sehat wal’afiat untuk mengikuti acara syukuran Dies Natalis SMA yang ke-...

Sudah sepatutnya kita sama-sama mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun SMA ke-13, semoga Allah SWT tetap memberikan lindungan Nya dalam perjalanan perubahan SMA menjadi sekolah yang berkualitas dalam era globalisasi yang kita hadapi sekarang ini.
Hadirin sekalian yang saya hormati,
Perkenankanlah, saya sedikit mengulang kembali sejarah perjalanan SMA, agar kita semua dapat melihat tonggak-tonggak perjalanan yang telah kita lalui bersama 4 Kepala Sekolah yang pernah dan sedang memimpin SMA. Kita tahu bahwa lembaga ini didirikan pada tahun 1994 dengan nama SMU, pada awalnya masih meminjam tempat di SMP. Setelah perjalanan panjang, sekarang SMA telah memiliki rombongan belajar sebanyak 18 kelas, yang masing-masing tingkat terdiri dari 6 kelas. Hal ini telah sesuai dengan program jangka panjang sekolah, yaitu memiliki 18 rombongan belajar. Artinya ke depan paradigma peningkatan kuantitas sudah harus mulai digeser menjadi paradigma peningkatan kualitas akademis dan non akademis.
Hadirin sekalian yang saya hormati,

Dalam proses globalisasi yang kita alami bersama seiring dengan perkembangan kemajuan negara kita, kita tentunya masih ingat bagaimana krisis demi krisis telah kita lalui dan bagaimana SMA berperan di dalam menyikapi tuntutan perubahan di masyarakat, misalnya krisis yang terjadi di tahun 1998.

Tuntutan-tuntutan tersebut tentunya tidak dapat lepas dari tuntutan pendidikan, termasuk juga pendidikan menengah, yang layak bagi masyarakat luas, karena untuk berkompetisi secara global, kita perlu memiliki SDM yang terlatih dan berkualitas untuk dapat ikut bersaing di era global yang ada. Undang-Undang Sisdiknas tahun 2003 mengatur dan sekaligus menuntut, untuk adanya efisiensi, peningkatan kualitas pendidikan, dan peningkatan angka partisipasi dalam pendidikan.

Aspek-aspek tersebut merupakan tantangan dengan dinamika bagi lembaga pendidikan, termasuk tentunya bagi SMA. Kalau kita melihat ke belakang, tantangan tersebut juga tampaknya sudah dihadapi dan disikapi oleh Kepala Sekolah terdahulu, mulai dari Ibu Dra.Sri Soebekti, Bapak Drs. Parlan, Bapak Drs. Sudarto. Saya sebagai Kepala Sekolah ke-4, harus terus melakukan perbaikan yang kontinyu dalam memanfaatkan dan mengembangkan landasan-landasan pemikiran yang telah diletakkan oleh para pimpinan SMA yang terdahulu.

Bapak Ibu hadirin yang berbahagia,
Dalam usianya yang ke-13, SMA telah mengalami berbagai perubahan termasuk perubahan dalam nama lembaga, yang pada awalnya bernama SMA menjadi SMU dan sekarang kembali lagi dengan nama SMA. Dalam empat tahun terakhir ini, tahapan-tahapan untuk melakukan perubahan dalam memanfaatkan peluang dan tantangan yang diberikan oleh pemerintah kepada SMA sebagai perwujudan Manajemen Berbasis Sekolah telah dilakukan dengan segala dinamika organisasi yang terjadi. Tataran kualitas yang ada di lingkungan SMA dalam kacamata pandang pihak lain, menduduki peringkat bergerak dari peringkat 3 dan 4 SMA di Kabupaten Blitar, SMA juga berhasil menggungguli beberapa sekolah yang lain untuk nilai mata pelajaran tertentu.

Dari lubuk hati yang dalam, Saya sampaikan rasa bangga terhadap almamater kita ini yang dengan penuh semangat dan kerja keras menggulirkan peningkatan kualitas di berbagai aspek kegiatan keilmuan.

Konteks internasional sebagai bagian dari kecenderungan global yang kita hadapi, telah dan akan terus disikapi oleh SMA untuk meningkatkan kualitas pendidikan, dan memberikan akses yang sama ke seluruh lapisan masyarakat melalui website sekolah.

Hadirin sekalian yang saya hormati,
SMA merasa perlu untuk menjadi sekolah yang lebih modern. Dengan potensi dan dana yang ada selalu berusaha mengikuti trend perkembangan teknologi pembelajaran misalnya dengan mengadakan skaner korektor (koreksi dengan system komputerisasi), melengkapi media pembelajaran dengan LCD, ulangan menggunakan sistem digital, dimana para siswa mengerjakan soal di komputer dan begitu selesai mengerjakan langsung dapat melihat hasil ulangannya.
Perkembangan organisasi SMA memerlukan desain organisasi yang efisien, ramping, efektif dan dijalankan melalui tenaga-tenaga yang memenuhi kualifikasi, di samping juga memastikan bahwa dalam organisasi tersebut terjadi pengembangan kapasitas, dan pengembangan kelompok kerja yang akan melahirkan profesionalisme tinggi untuk mendukung roda kegiatan sekolah.

Dalam bidang akademik, selain berbagai peraturan akademik yang dibakukan, peningkatan kualitas metodologi pengajaran tidak luput mendapat perhatian, termasuk pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam berbagai aspek kegiatan. Sebut saja sambungan ke internet, fasilitas LCD, fasilitas sambungan ke jaringan komputer.

Dalam bidang pengembangan diri (ekstra kurikuler) sekolah menawarkan berbagai kegiatan untuk pengembangan diri para siswa mulai dari kegiatan olahraga, kesenian, ilmiah, keagamaan dsbnya.

Aspek-aspek yang telah dan akan dilakukan di atas tentunya tidak berjalan tanpa dukungan SDM yang handal, tanggap, dan berkualitas. SMA telah memiliki sekitar 50 tenaga pendidikan, dengan rata-rata kualifikasi pendidikan
S-1 dan S-2. SMA memiliki sekitar 7 tenaga administrasi, 700-an siswa yang merupakan motor penggerak dari kegiatan belajar. Budaya kerja yang diperlukan agar SMA dapat tetap berkiprah di tataran yang lebih maju patut kita cermati, termasuk juga meningkatkan kapasitas SDM pengelola sistem sekolah, sehingga secara bersama kita dapat memiliki kemauan kuat dan kualitas yang tinggi untuk menjalankan prinsip-prinsip SMA sebagai suatu sekolah profesional, akuntabel, produktif, inovatif, responsif, dan dinamis.

Bapak/Ibu sekalian, warga SMA yang saya banggakan,
13 tahun SMA telah kita lampaui bersama dan kita lakukan banyak hal untuk membuktikan eksistensi dan kualitas SMA dalam tataran daerah. Dalam rangkaian Dies Natalis ini, kita akan mengikuti berbagai acara yang merupakan ajang unjuk kebolehan para siswa-siswi, tentu saja di bawah bimbingan dan arahan para bapak—ibu guru.

Akhir kata, saya sampaikan sekali lagi selamat dan terima kasih kepada seluruh warga SMA , baik itu siswa, staf administrasi, staf pengajar, pembina OSIS, para Wakil Kepala Sekolah, mantan Kepala Sekolah, komite sekolah, para alumni dan warga lainnya, bahwa semuanya masih mau memberikan dukungannya untuk SMA.

Semoga kita semua dapat mencapai apa yang kita cita-citakan agar SMA menjadi sebuah lembaga pendidikan yang dapat berkiprah di tataran regional maupun nasional. Dirgahayu SMA

Wassalmu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuuh
---------------------
Pidato Sambutan Kepala Sekolah saat Perpisahan siswa
Artikel Terkait
Share this article now on :

7 komentar:

Anonymous said...

pidato perpisahan anak sd

Ayu.Suryani Cute said...

Low bikin naskah pidato tuh jng panjang-panjang tau yg dengerinnya pusing entar malah kabur lagi
yelah tak patut



BETUL,BETUL,BETUL..,.,.,.,.,.,.,.,.,.,/./././;';';'.//.../././.

Kevin said...

PANJANGNYA!!!!

Anonymous said...

t4AucH ichz, BiK1n pId@t0 k0k pk3k PnJng" s3Gl@zZzZz
^
^
^ Nulis cara alay terbaru dan termodern, hanya membuntuhkan 5 menit,
ingin mencoba belajar?
Kunjungi: hrrp://www.killerjo.com/

ijal.rizal said...

hmzzz,panjang2 bngt ch nakah pidatonya...

jdi pucinkk bca ea....

Anonymous said...

hadeeeehhh

Anonymous said...

bagusnya

Post a Comment