02 August, 2008

Aku Mengerti - Puisi

Aku Mengerti
Kesempurnaan itu datang dengan sendirinya
Kesempurnaan itu membawa aku
dan pensil bekasku mengerti sebuah
kesempurnaan,

Tiap huruf bermakna
Penggalan kata bercerita
Satu kalimat menjadi penggalan
Huruf impiannya...

Ia menginginkan pensilku
Terus menulis dan menulis
Ia memaksaku agar tulisanku dibaca yang lain...

Akhirnya,
Pensilku terbelah menjadi menjadi dua,
Aku terbagi dan terputus antara
kasih dan sayang
Setengah dari pensilku yang
patah mengerti bahwa yang setengahnya
lagi tidak akan bisa disambung

Kecuali
Ia merautnya kembali
Ia memberi isyarat “pensilku yang utuh”
Tidak bisa kembali, karna setengahnya telah pergi
Pergi, aku menuliskan diarynya di tempat yang lain.

----------------------------
oleh: Ridwan CCMD
Artikel Terkait
Share this article now on :

0 komentar:

Post a Comment